Tampilkan postingan dengan label Personal Taste. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Personal Taste. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Oktober 2010

Son Yen Jin Beralih ke Peran Komedi

PERSONAL Taste (PT) menjadi spesial karena kemunculan Lee Min Ho. Tapi kehadiran Son Ye Jin yang berperan sebagai Park Gae In  di serial garapan sutradara Son Hyung Suk ini tak kalah menarik. Jarang-jarang lho, melihat Son Ye Jin berakting konyol!
Ya, setelah sekian lama memainkan peran-peran protagonis yang melankolis, ia beralih ke peran komedi di PT. Meski pernah main film drama komedi seperti Crazy First Love (2003) dan The Art of Seduction (2005), banyak yang mengatakan PT serial drama paling komikal sepanjang karier aktris senior ini.
Selama memainkan karakter Gae In, Son banyak mengorbankan imej dan karakter aslinya yang feminin dan manis. Selain tuntutan skenario, ini sebuah kesengajaan. Son sengaja membuat karakter Gae In sekonyol mungkin. Ketika memutuskan beralih ke serial bergenre komedi, ia tak ingin tampil setengah-setengah.
“Saya memersepsikan Gae In sebagai seseorang yang benar-benar bodoh ketika berurusan dengan kencan, sangat berantakan, dan tak bisa apa-apa. Banyak orang bertanya apakah harus memainkan karakter bodoh sejauh itu, tapi saya ingin Gae In kelihatan berbeda dari karakter lain yang pernah muncul di drama sejauh ini. Saya ingin dia terlihat seperti gadis yang tak pernah mencuci sepatunya selama seminggu dan memakai baju yang sama untuk tidur serta melakukan kegiatan sehari-hari,” urainya.
Tentunya banyak yang mengkhawatirkan perubahan imej Son, terutama pihak manajemen dan fans. “Kepala agensi saya cukup khawatir awalnya dan ada beberapa orang yang bilang tak mengenali saya ketika melihat Gae In di episode pertama,” akunya. Tapi bagi Son, perubahan imej itu masalah mudah.
“Saya akan kembali mengambil peran manis setelah ini,” lontarnya.

Personal-Taste

Nuansa konyol dan komikal seperti ini tidak hanya menghibur penonton. Son sendiri terhibur dengan sosok Gae In.
“Saya sangat menyukainya. Saya benar-benar masuk ke dalam karakternya, jadi saya sangat memperhatikan hal-hal lainnya di samping akting seperti aksesori dan kostum. Ini pertama kalinya saya bicara langsung kepada penulis skenario dan menyampaikan ide saya sendiri. Ini juga pertama kali sejak sekian lama saya gembira karena peran yang saya mainkan, jadi meski secara fisik saya agak sulit melakukannya, saya benar-benar bahagia ketika menjadi Gae In,” ungkapnya. 

Untuk menampilkan sosok Gae In yang tomboi, Son pun tak kesulitan. Ia bahkan mengaku sering memakai properti pribadi saat memerankan karakter Gae In.
“Ketika mempelajari karakter Gae In, saya membayangkan seperti apa model rambutnya, dan saya sering gunakan banyak barang unik koleksi saya. Jaket merah berbunga di episode tiga itu dibelikan ibu saya di Daegu. Sebenarnya saya berpikir tak akan pernah memakainya. Siapa tahu, saya memakainya di serial ini! Hahaha. Saya juga membeli skarf unik dari Jepang. Senang sekali bisa memakainya di serial ini,” ungkapnya.
Ah, biar berusaha keras tampil tomboi dan berantakan, tetap saja Son Ye Jin kelihatan cantik!

Berkah 'Personal Taste' untuk Lee Men Hoo

PERSONAL Taste (PT) memang bukan serial pencetak rating tinggi. Tapi berhasil menjadi pundi-pundi baru bagi Lee Min Ho.
Bukan hanya karena honor aktingnya. Serial yang tayang di MBC ini membuat Lee Min Ho kembali kebanjiran kontrak iklan aneka produk. Dengan bermain di 16 episode serial PT, konon Lee Min Ho menerima honor sebesar 60 miliar won atau sekitar 480 miliar rupiah. Angka ini diyakini jauh lebih besar ketimbang ketika ia bermain di Boys Before Flowers (BBF).
Saat membintangi BBF, rumah produksi mengatakan tidak memberikan honor mahal bagi bintang-bintang utamanya, termasuk Lee Min Ho, mengingat saat itu mereka belum sepopuler sekarang.
Di dunia periklanan, Lee Min Ho diberi sebutan “blue chip” berkat pengaruhnya yang luar biasa bagi setiap produk yang diwakilinya.
Ya, remaja mana yang tak kenal dan mengidolakan Lee Min Ho? Seorang perwakilan agen iklan mengatakan, “Postur tubuh Lee Minho senilai dengan model iklan kelas atas. Kontrak iklan yang telah dia setujui mungkin telah mencapai angka lebih dari 20 miliar won (sekitar 160 miliar rupiah),” ungkapnya.
Daya tarik fisik dan popularitas Lee Min Ho sangat tinggi dua tahun belakangan, membuatnya menjadi figur sempurna untuk mempromosikan berbagai produk mulai makanan, minuman, pakaian, hingga kosmetik.
Ahli industri periklanan yang lain menjelaskan, “Para pengiklan memilih aktor menjadi model iklan mereka berdasarkan tingkat ketenaran aktor di mata pemirsa. Oleh karena itu, saat menandatangani kontrak dengan aktor, sebisa mungkin mereka juga harus dapat menciptakan proyek hebat dengan produknya. Lee Min Ho bisa menghasilkan cukup banyak uang hanya dari sebuah serial drama,” paparnya.
Setelah menjadi model celana jins Levi’s, produk mode yang kini masih aktif diiklankan Lee Min Ho adalah produk pakaian formal pria, Trugen, juga merek Bang Bang untuk pakaian santai. Kosmetik Etude yang kebanyakan produknya ditujukan bagi wanita pun masih memakai Lee Min Ho sebagai brand ambassador.
Ia juga membintangi produk makanan dan ponsel seperrti Cass Beer, Dunkin Donuts, Samsung Anycall, LG Telecom, Pepsi, kopi Cantata, hingga iklan Banana Milk.
Kiprah Lee Min Ho sebagai bintang iklan juga diakui di Vietnam, di mana ia didapuk menjadi bintang iklan Lotte Pie. Sampai saat ini, manajemen Min Ho masih kebanjiran banyak tawaran iklan juga akting, namun masih dalam proses pertimbangan.
“Kami masih mendiskusikannya. Kami akan memberi pengumuman setelah kontraknya selesai ditandatangani,” beri tahu Starhaus, manajemen Min Ho.
Aktor kelahiran 22 Juni 1987 ini menikmati hasil jerih payahnya dengan berlibur. Waktu luang setelah syuting PT kelar dimanfaatkannya dengan memboyong keluarga dan sahabatnya ke Maladewa, juga ke Praha dan New York sembari menghadiri acara mode dan melakukan pemotretan.

Canda Tawa Lee Min Hoo dan Son Ye Jin di Lokasi Syuting 'Personal Taste'

TEMA sebuah serial drama diyakini memberi pengaruh terhadap suasana lokasi syuting.
Anda tentu pernah dengar kisah-kisah menyeramkan dari artis yang menjalani syuting film atau serial horor. Nah, lain ceritanya kalau syutingnya serial drama komedi.
Suasana pun terbawa ceria. Keceriaan itu dialami pasangan pemain serial Personal Taste (PT), Lee Min Ho dan Son Ye Jin.
“Saya selalu gembira saat syuting. Son Ye Jin memperlakukan saya seperti adiknya sendiri, bukan berlaku seperti senior.
Para kru juga orang-orang yang sangat lucu, sehingga saya selalu sibuk tertawa saat di lokasi syuting,” tutur Min Ho.
Kejadian lucu yang paling diingat, saat harus melakukan adegan buang-buang air di toilet.
“Saya sangat malu karena itu pertama kalinya saya harus membuka celana di depan begitu banyak orang,” ceritanya. Karakter Jin Ho yang seharusnya serius terkadang ikut terbawa lucu.

Son-Ye-Jin-dan-Lee-Min-Ho-loks-yutSuasana santai dan menyenangkan membuat Min Ho dan Ye Jin tak canggung saling meledek.
Min Ho tak sanggup jika harus berhadapan dengan gadis seperti Gae In yang ceroboh dan cerewet di kehidupan nyata.
“Gadis seperti itu terkadang terlihat lucu, tetapi saya pasti akan sangat capek menghadapinya apalagi jika ia tak mengerti apa yang saya bicarakan,” ledeknya.
Tak heran, mengingat Min Ho pengagum wanita anggun macam Song Hye Kyo.
Dibilang begitu, Ye Jin, sang pemeran Gae In berkomentar, “Lee sangat membenci Gae In selama syuting. Dia bilang, ‘Uh, saya sangat membencinya!’ Jadi saya bilang, saya sangat berterima kasih padanya. Saya senang karena itulah yang saya inginkan. Saya ingin karakter Gae In terlihat (menyebalkan) begitu, hahaha,” selorohnya.

Kedekatan yang terjalin di antara pemain juga dirasakan para kru. Mereka juga melewatkan waktu dengan bercanda bersama para kru.
“Kami memilih artis terkenal untuk para pemain drama ini, jadi sangat sulit untuk mengatur jadwal syuting karena semua orang sangat sibuk. Meski begitu, semua orang bersenang-senang di lokasi syuting,” kata seorang kru.
“Lee Minho dan Im Seulong juga sering pergi ke ruang komputer terdekat untuk bermain game StarCraft,” beri tahunya. Kalau pemainnya gembira, penonton tentu merasakan aura bahagia, ya?
dari Berbagai Sumber

Jumat, 29 Oktober 2010

More Photos From Personal Taste

Huaaaa gag nahan liadnyaa \(*o*)/


apalagi yang ini o.O
ngapain tuch ya hehehe ...